Minggu, 15 Januari 2012

Stop Bullying !!

13083424651159767831
Ilustrasi: Shutterstock/Admin
Saat audisi Got to Dance UK 2011 nampak seorang bocah lugu usia 13 tahun bernama Luke berlaga mempertunjukkan tariannya yang begitu ekspresif dan unik hingga memukau seluruh penonton dan terutama tiga orang juri yang terdiri dari Adam Garcia, Ashley Banyo dan Kimberly Wyatt yang biasanya paling pelit memberi nilai bagus namun saat itu mata Kimberly berbinar-binar dan nyaris tak berkedip menatap aksi Luke dan akhirnya memberi bintang emas kepada Luke.
” Luke…kau benar-benar mengagumkan…kau menari dengan hati…” Kimberly memberI pujian.
” Tarianmu begitu ekspresif…menyiratkan ketakutan dan kemarahan…” Adam berkomentar.
Sementara Ashley si murah hati menggeleng-gelengkan kepala sambil tersenyum seolah tak percaya pada penglihatannya, ” Wow sangat dramatis, ” ujarnya.
Ya …tarian Luke memang berbeda, begitu penuh makna dan berkarakter, terjalin indah dalam sebuah cerita yang mengekspresikan pergolakan batinnya sendiri.
Siapakah Luke, bocah yang nampak lemah dan ringkih dengan postur tubuh kecil, kurus dan agak bungkuk tersebut?
” Menari adalah caraku untuk menggapai mimpi, menghibur diri dan melupakan kesedihan…” ujar Luke saat diwawancarai, ” Semua orang mencibir dan mengolok-olokku saat aku menari di sekolah…” lanjut Luke.
” Di sekolah ia kesepian…tak seorangpun yang mau menemaninya…” tukas ibunda Luke dengan raut penuh kesedihan.
” Seringkali ia pulang sekolah sambil menangis…” sambung ayah Luke tak kalah prihatin, ” orangtua mana yang tahan melihat anaknya setiap hari terluka…hati saya bagai ditoreh pisau…”
Siapa nyana Luke yang memiliki motivasi kuat berlatih keras menari 16 jam sehari sejak usia 2 tahun dan penuh percaya diri untuk tampil di Got to Dance UK 2011 tersebut adalah korban ‘Bullying ‘di sekolahnya. Ia adalah anak yang dikucilkan dan sering menjadi bahan olok-olok teman-temannya.
Definisi Bullying
Apakah arti kata bullying ? Istilah ini di Indonesia masih terdengar asing dan sulit mencari padanannya, untuk itu mari kita simak beberapa definisi berikut:
  • * Menurut kamus Webster, makna dari kata bullying adalah penyiksaan atau pelecehan yang dilakukan tanpa motif tapi dengan sengaja dilakukan berulang-ulang terhadap orang yang lebih lemah.

  • * Adapun menurut Yayasan SEJIWA, bullying adalah suatu situasi dimana terjadinya penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan orang/kelompok kepada seseorang hingga membuat korban merasa terintimidasi.

  • * Secara umum bullying dapat diartikan sebagai sikap agresi dari seseorang atau kelompok dengan tujuan untuk menyakiti orang lain baik secara fisik maupun mental.
Jenis Bullying
Olweus (1993), mengkategorikan dua jenis bullying terdiri dari Direct Bullying yaitu intimidasi secara fisik dan verbal serta Indirect Bullying berupa kekerasan mental melalui isolasi secara sosial.
  • * Bullying fisik yaitu perlakuan kasar secara fisik yang dapat dilihat secara kasat mata seperti menjambak rambut, kerah baju, menampar, menendang dll.

  • * Bullying verbal yaitu perlakuan kasar yang dapat didengar seperti memalak, mengancam, memaki, mencemooh, memfitnah dll.

  • * Bullying mental yaitu perlakuan kasar yang tidak dapat dilihat dan didengar seperti mengucilkan, memandang sinis dll.
Pelaku Bullying
Terjerumusnya seorang anak menjadi pelaku bullying bisa dipicu oleh multi faktor diantaranya ia mencontoh perilaku salah satu anggota keluarga yang juga pelaku bullying. Selanjutnya ia mengaktualisasikan diri di lingkungan yang mendukung seperti di sekolah yang melakukan pembiaran pada perilaku bullying.
Korban Bullying
Anak yang terlihat santun, lugu , miskin, lemah fisiknya dan nampak berbeda seringkali menjadi korban bullying. Penderitaan ternyata tidak hanya dialami oleh si korban saja, seringkali orangtua mengalami hal yang sama terutama mengalami tekanan mental akibat perilaku bullying yang dilakukan pada buah hatinya.
Faktor Pendukung Budaya Bullying
Masih lekatnya keyakinan sebagian masyarakat bahwa sebaik-baiknya pola asuh anak adalah dengan menerapkan disiplin tinggi disertai kekerasan demi pencapaian sukses si anak. Anak-anak yang terbiasa mendapat perlakuan kasar dari orangtuanya, tanpa sadar ia akan meniru dan menerapkan sikap kasar dalam perilakunya sehari-hari hingga mendorong terjadinya perilaku bullying kepada orang lain.
Banyak anak korban keretakan rumahtangga melampiaskan rasa frustasinya dengan melakukan agresi kepada orang lain terutama kepada orang yang dianggapnya lemah dan tak akan mampu melawan.
Sebagian masyarakat menganggap praktek bullying adalah proses alamiah dalam fase tumbuh kembang seorang anak dimana perlakuan tersebut justru akan memperkuat mental korban dan pelaku. Tak heran banyak anak merasa bangga menjadi pelaku bullying karena mengalami pembiaran dan pembenaran oleh orangtua, guru dan lingkungannya.
” Kamu jangan lebay deh…cengeng amat sih baru dikata-katain segitu saja sudah melempem…sudah cuekin saja atau kamu lawan sekalian…!!” itulah kata-kata yang sering diucapkan orangtua ataupun guru saat mendengar pengaduan praktek bullying dari anak.
Orangtua atau guru sering tidak tahu bahwa pelaku bullying biasanya senang berkelompok dan kalaupun sendirian, biasanya sikap pelaku sangat brutal dan menghalalkan segala cara. Hal ini jelas semakin mempersulit si korban untuk membela diri. Akhirnya praktek bullying semakin merajalela dan sulit diberantas karena adanya dukungan pembenaran dari berbagai pihak.
Akibat Bullying
Para korban bullying biasanya mengalami guncangan jiwa hingga mengalami depresi, prestasi akademis menurun drastis, malas pergi kesekolah, menjadi penakut, sering marah-marah, mudah tersinggung, sering berbohong, menarik diri dari pergaulan dan bahkan banyak yang mencoba bunuh diri.
Mereka juga seringkali tidak memiliki keberanian untuk membela diri atau melaporkan ulah pelaku kepada pihak sekolah atau orangtuanya karena beranggapan bagai menelan simalakama, bila melapor belum tentu menyelesaikan persoalan karena acapkali justru si korban disalahkan karena dianggap terlalu lemah atau pelaku semakin agresif demi membalas dendam karena telah dilaporkan.
Sementara itu kecenderungan berbohong si korban adalah akibat dari tuntutan pelaku yang sering memeras, meminta suatu benda atau uang dengan paksaan.
Efek jangka panjang bagi pelaku bullying adalah ia akan mudah menjadi pelaku kriminal karena ia terbiasa lepas kontrol, tak lagi menghargai norma yang berlaku di masyarakat.
Dari data National Mental Health and Education Center tahun 2004 di Amerika diperoleh data bahwa bullying merupakan bentuk kekerasan yang umumnya terjadi dalam lingkungan sosial antara 15% dan 30% siswa adalah pelaku bullying dan korban bullying
Menurut hasil penelitian di Amerika Serikat pada tahun 2001, sekitar 77% siswa pernah mengalami bullying yang berarti satu dari empat siswa di AS pernah mengalami bullying. Negara maju lainnya dimana banyak terjadi praktek bullying di sekolah adalah Jepang, sebanyak 10 % pelajar yang stress karena trauma oleh bullying telah melakukan percobaan bunuh diri.
Bagaimana dengan Indonesia? Kalau Luke dari UK mengakhiri kisahnya dengan happy ending yakni berjuang keras menjadi penari handal, berbeda dengan nasib beberapa remaja Indonesia yang menjadi korban bullying, mereka mengakhiri hidupnya dengan tragis, diantaranya adalah seorang remaja putri yang sering diejek teman-temannya di sekolah karena ayahnya seorang penjual bubur, ia merasa malu hingga akhirnya bunuh diri. Menurut hasil penelitian Yayasan SEJIWA (2006), antara tahun 2002-2005 telah terjadi 30 kasus bunuh diri dan percobaan bunuh diri menimpa korban bullying dengan rentang usia antara 6-15 tahun
Pencegahan dan Penanganan Bullying
Kasih sayang orangtua yang proporsional dalam proses tumbuh kembang anak serta dukungan penuh pada potensinya sangatlah penting. Hal ini akan menumbuhkan rasa percaya diri dan memenuhi kepuasan batin pada anak hingga mereka akan tumbuh menjadi anak yang cerdas dan berakhlak mulia.
Tanamkan kesadaran pada anak untuk menghargai privasi orang lain, bahwa tak seorangpun berhak mengganggu ketenangan hidup orang lain dan perilaku agresi adalah sebuah pelanggaran hukum yang dapat dituntut di muka pengadilan.
Orangtua korban wajib memberi dukungan dan perlindungan kepada anaknya untuk memulihkan rasa percaya diri serta keberanian untuk melindungi diri dan menolak praktek bullying.
Berbagai cara bisa dilakukan untuk mencegah perilaku bullying antara lain dengan melaporkan ke pihak sekolah agar si pelaku diberi peringatan. Bila ulah pelaku sudah sangat mengganggu dan setelah dilakukan teguran secara persuasive namun tidak juga terjadi perbaikan, jangan ragu-ragu, dilaporkan saja ke aparat kepolisian.
Sekali lagi, masyarakat sebaiknya sepakat untuk mencegah terjadinya praktek bullying oleh siapapun dan kepada siapapun.#

recreation place in Lombok

Jika anda berkunjung ke Pulau Lombok anda akan menemukan banyak tempat-tempat yang menarik yang mempunyai karakter berbeda. Berikut ini adalah tempat wisata menarik yang menjadi pilihan wisatawan baik asing maupun domestic :

Pantai Senggigi
Pantai Senggigi merupakan objek wisata yang menarik bagi wisatawan penikmat pantai, yang mana tempat ini menyuguhkan tempat untuk snorkeling, berselancar, bermain canoe ataupun sekedar menikmati pemandangan laut dengan pasir putih yang khas. Di tempat ini banyak menyuguhkan berbagai fasilitas dari penginapan bintang, butiq, apartement, losmen, villa dan bungalow. Fasilitas ATM ( BCA, Mandiri dan BNI ), Warung Internet, Warung telekomunikasi, Restaurant, Mini market dan pejual pernak pernik khas Lombok juga tersedia di sini dan khususnya di pasar seni banyak menyuguhkan pernak-pernik dari baju Lombok dan lain-lain. Senggigi berjarak 12km atau 15 menit dari bandara Selaparang.
 


Pulau Gili ( Gili Trawangan, Meno and Air )
Di sebelah utara Pulau Lombok terdapat 3 gili yaitu Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan. Ketiga Gili ini terkenal dengan pemandangan bawah laut dengan karang birunya yang indah dan ikan beranekan ragam sehingga ketiga pulau Gili ini kerap menjadi pilihan untuk snorkeling, menyelam ( diving ), selancar ( surfing ), Glass Bottom dan lain-lain. Pulau ini dapat jangkau melalui tiga pelabuhan yaitu Pelabuhan Senggigi, Pelabuhan Telok Kodek dan Pelabuhan Bangsal.
 

Senaru
Senaru merupakan desa yang berada di lereng Gunung Rinjani yang mana tempat ini mempunyai pemandangan yang indah dengan sawah terasiringnya, air terjun dan lingkungan yang masih alami. Di sini anda bisa menjumpai masjid tertua, Bayan Beleq yang di bagung oleh Kyai pengikut agama Islam saat pertama memasuki pulau Lombok, Air Terjun Sendang Gile dan air terjun Tiu Kelep merupakan objek utama yang di percaya jika berkesempatan mandi di air terjun ini akan membuat anda sehat seakan umur kita bertambah muda.

belajar tulisan korea (hangul)

Belajar Tulisan Korea (Hangul)

Ketika kita ingin belajar bahasa Korea, langkah pertama yang harus dilakukan adalah belajar membaca tulisan Hangul (Han-geul / 한글). Sekedar info, pada zaman dulu kala rakyat Korea menggunakan tulisan Hanja, yang mana identik dengan tulisan Cina kuno. Tulisan Hanja itu termasuk logograf (ideograf), yang mana tiap hurufnya melambangkan suatu kata atau morfem. Untuk fasih membaca dan menulis tulisan Hanja, rakyat Korea perlu menghafal banyak sekali bentuk huruf, akibatnya hanya kaum terpelajar saja yang melek huruf. Lalu, pada pertengahan abad ke-15, Sejong The Great (세종대왕), raja yang memerintah dinasti Joseon di Korea saat itu, memiliki ide bagaimana meningkatkan tingkat literasi rakyat Korea, yaitu dengan cara menciptakan featural alphabet yang mudah dipelajari, Hangul.


Berikut ini saya mau membagikan cara praktis mempelajari tulisan Korea (aksara Hangul). Sebuah karakter Hangul disusun dari 2 atau lebih unit. Unit tersebut terdiri dari beberapa konsonan dan vokal, yaitu:

14 konsonan dasar + 5 konsonan ganda

gndrmbs-jchktph









kk
tt

ppss
jj





6 vokal dasar + 15 turunannya (+i, +y, +w)


aeooueui
aeeoewiui






yayeoyoyu


yaeye










wawo




waewe


Cara penyusunan unit-unit tersebut umumnya atas→bawah, atau atas→kanan→bawah. Supaya lebih jelas, silakan lihat gambar di bawah ini:
Penempatan unit tulisan Hangul - © Wikimedia

Dari gambar di atas, perhatikan juga bahwa ada beberapa konsonan yang akan berubah bunyinya jika ditaruh di bawah (final), antara lain:
  • ㄹ: dari 'r' jadi 'l'
  • ㅇ : dari tanpa suara jadi 'ng'
  • ㅅ : dari 's' jadi 't'

Pengucapan konsonan pada Hangul mirip dengan konsonan bahasa Indonesia. Sedangkan untuk vokalnya, perhatikan contoh penulisan bahasa Indonesia menggunakan tulisan Hangul di bawah ini:

eogosong거성
ootomatis오토마티스
euemas으마스
aeestetika애스테티카
eemansipasi에만시파시


Sebagai latihan, silakan baca beberapa kalimat dasar berikut ini:

안녕하세요
= hai!

당신은 아름답습니다
= kamu cantik

저는 [____]  입니다
= nama saya [____]

감사합니다
= terima kasih

Kesimpulannya, untuk menguasai Hangul, sebenarnya kita cuma perlu menghafal 20 bentuk unit saja, 14 konsonan dasar + 6 vokal dasar. Selebihnya, kita cukup memahami pola improvisasi pada tiap unit tersebut, apakah didobel, +i, +w atau +y. Hal ini lah yang membuat tulisan Korea (Hangul) sangat jauh lebih mudah dipelajari daripada tulisan Cina atau Hanja. Semoga tulisan singkat ini bisa membantu Anda mempelajari tulisan Korea, khususnya bagi Anda yang berkesempatan jalan-jalan di Korea :)

Lets Learning Bahasa Indonesia Guys

Based on the Malay trade dialect, Bahasa Indonesia is the national language of the Republic of Indonesia. It unites the over 242 million people (2005 estimate) of Indonesia, whose native tongue may be one of the over 300 distinct languages or regional dialects. Older people may speak some Dutch and English is the foreign language of choice for business, tourism and study.
While it may be technically possible for foreigners to live in Jakarta without learning/speaking Bahasa Indonesia, it is highly recommended that you obtain a working knowledge of the Indonesian national language. An inability to communicate in Bahasa Indonesia will cut you off from the mainstream of society, and dealing with those Indonesians who don't speak your foreign language will be very difficult. By not learning the language, you also deny yourself the rich cultural experience of fully communicating with those from another culture.
To get you started and introduce you to the Indonesian national language, are some basic phrases in Bahasa Indonesia.
Click on the link to the Indonesian phrase below to hear the phrases in Indonesian:

Greetings:

Good morning Selamat Pagi
Good mid-day Selamat siang
Good evening Selamat malam
Good-bye Selamat tinggal (if you're leaving)

Selamat jalan (to someone who is leaving you)
Thank you Terima kasih
You're welcome Kembali or sama-sama
How are you? Apa kabar?
Excuse me Permisi or maaf

Communicating:

Do you speak English? Bisa bicara Bahasa Inggris?
I don't speak Indonesian. Saya tidak bisa bicara bahasa Indonesia.
I don't understand. Saya tidak mengerti.

Requesting basic assistance:

Can you help me? Bisa bantu saya?
Where is the bathroom? Di mana kamar kecil?
Where is . . . Di mana . . .
How much is this? Berapa harganya ini?
I want this. Saya mau ini.
I want to eat. Saya mau makan.

Getting home:

My address is ... Alamat saya...
Please take me to ... Tolong, antar saya ke ...